Evermos Berkolaborasi dengan International Labour Organization (ILO) Berikan Pelatihan Kewirausahaan bagi Kelompok Rentan Indonesia

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 19 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, Indonesia, 19 Juni, 2026 /PRNewswire/ — Evermos, platform reseller berlokasi di Bandung, Jawa Barat, Indonesia yang berfokus pada pemberdayaan UMKM, melihat besarnya potensi kelompok rentan untuk dapat berdaya secara ekonomi melalui bisnis digital. Menurut Badan Pusat Statistik, tingkat partisipasi angkatan kerja penyandang disabilitas baru sekitar 20% pada awal 2025, jauh tertinggal dari kelompok non-disabilitas yang menyentuh sekitar 70%.

Para peserta penyandang disabilitas mengikuti pelatihan yang digelar Evermos bersama International Labour Organization (ILO) di Yogyakarta, Indonesia
Para peserta penyandang disabilitas mengikuti pelatihan yang digelar Evermos bersama International Labour Organization (ILO) di Yogyakarta, Indonesia

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

"Kami melihat bisnis digital bisa menjadi jembatan untuk mengurangi hambatan akses ekonomi bagi penyandang disabilitas dan pekerja migran purna. Tanpa modal besar, tanpa perlu ada lokasi fisik, bisa pakai handphone saja. Model usaha ini membuka kesempatan bagi mereka untuk membangun sumber penghasilan yang mandiri dan berkelanjutan."
Iqbal Muslimin, Chief of Sustainability Evermos

Kolaborasi ini berjalan di bawah proyek ILO yaitu Promise II Impact yang ditujukan meningkatkan akses UMKM terhadap jasa keuangan yang dimulai sejak 2023. Hal ini sejalan dengan visi Evermos untuk mendorong pemberdayaan UMKM di seluruh Indonesia. Evermos menyediakan ekosistem bisnis digital mulai dari platform reseller, produk halal terkurasi, hingga pelatihan dan pendampingan usaha. Sementara itu, ILO membawa kerangka kerja layak (decent work) serta modul literasi keuangan yang mendukung peserta memulai bisnis digital yang sehat secara finansial.

Sejak 2023, lebih dari 230 penerima manfaat telah merasakan dampaknya di berbagai kota. Pada Maret 2026, Evermos dan ILO bersama Migrant Worker Resource Centre (MRC) memberikan pelatihan kewirausahaan digital bagi pekerja migran di Cirebon, Jawa Barat. Program serupa juga dilaksanakan di Daerah Istimewa Yogyakarta, yang melibatkan penyandang disabilitas dari berbagai kelompok seperti BPKK Kementerian Ketenagakerjaan RI, Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) Sleman, dan Pusat Pemberdayaan Disabilitas Mitra Sejahtera (PPDMS) Gunungkidul.

Selama pelatihan berlangsung, peserta dipandu untuk langsung mencoba memilih produk jual melalui aplikasi Evermos, menerapkan teknik pemasaran digital dan menguatkan pola pikir berwirausaha agar penghasilan masa kerja tumbuh menjadi aset produktif jangka panjang. Peserta juga diperkenalkan dan diajak mempraktikkan langsung penggunaan WhatsApp Business sebagai salah satu alat memulai bisnis digital. Sedangkan tim ILO melengkapi materi pelatihan dengan literasi keuangan dasar agar peserta mampu mengelola usaha barunya secara sehat.

"Bagi kami, transformasi digital juga bermakna ketika menjangkau kelompok rentan, yang paling jauh dari akses informasi untuk berdaya secara ekonomi. Lewat Evermos, seorang penyandang disabilitas maupun pekerja migran yang kembali ke kampung halaman bisa memulai usaha hanya dari ponsel, tanpa modal besar — dan itulah bentuk pemberdayaan yang benar-benar inklusif."
Arip Tirta, President Evermos

"Penutupan rangkaian kegiatan ini bukanlah akhir dari perjalanan para peserta, melainkan awal dari langkah mereka sebagai pelaku usaha digital. Pengalaman selama tiga tahun menunjukkan bahwa ketika kelompok rentan mendapatkan akses terhadap keterampilan, teknologi, dan pendampingan yang tepat, mereka mampu menciptakan peluang ekonomi bagi dirinya sendiri. Kemitraan antara ILO dan Evermos menjadi contoh bagaimana kolaborasi dapat membantu mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan tidak meninggalkan siapa pun"
Djauhari Sitorus, Manajer Proyek Promise II Impact

Menutup tiga tahun perjalanan proyek Promise II Impact, Evermos dan ILO berharap kontribusi ini dapat mendorong kelompok rentan ikut berperan mendorong pertumbuhan perekonomian Indonesia sebagai wirausahawan bisnis digital. Dengan terbukanya akses berbisnis secara digital, kelompok rentan dapat berdaya dan mandiri ekonomi. Lebih dari itu, kolaborasi ini diharapkan menjadi model pemberdayaan inklusif yang dapat direplikasi di lebih banyak daerah, sehingga ekonomi yang terbuka bagi semua kelompok bukan sekadar cita-cita, melainkan sesuatu yang dapat diwujudkan.

Tentang Evermos

Evermos adalah platform reseller yang mengintegrasikan jaringan distribusi, layanan commerce serta rangkaian produk halal terkurasi, dengan komunitas bisnis yang fokus melayani underserved communities. Evermos mendukung kesuksesan para reseller terlepas dari gender, latar belakang pendidikan, atau lokasi geografis dengan memberikan pelatihan bisnis dan mentoring secara berkala.

Didirikan di bulan November 2018, Evermos telah membangun jaringan connected commerce berbasis reseller terbesar di Indonesia, 1juta+ reseller di seluruh Indonesia dengan lebih dari 200.000 penjual aktif per bulan dan ratusan produk dari UMKM di Indonesia. Evermos juga telah meraih berbagai penghargaan bergengsi seperti Top CSR Award – Star 4 2026, Seal Business Sustainability Award 2025, Nikkei Asia Award 2023, UN Women 2024 Indonesian Women Empowerment Principles (WEPs), serta menjadi anggota jaringan global Endeavor Entrepreneur. Selain itu, Evermos merupakan bagian dari World Economic Forum’s Global Innovators Community.

Follow WhatsApp Channel apakabartv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HFAP DAN SMF SIAPKAN BABAK BARU UNTUK PENYELENGGARAAN AJANG INDUSTRIAL TRANSFORMATION ASIA-PACIFIC (ITAP)
Geely Farizon Luncurkan Solusi Mobilitas Hijau dan Cerdas di Hong Kong Expo 2026
WALOVI Perluas Jangkauan di ASEAN, Gandeng Hong Xin Da untuk Perkuat Distribusi Produk di Singapura
Resmi Debutkan E5 PLUS Setir Kanan di Hong Kong, DFSK Percepat Ekspansi Global
American Standard Design Awards 2026 Mengapresiasi Mahasiswa Desain Asia Pasifik lewat Inovasi Kamar Mandi Multigenerasi
TMGM Rambah Dunia Esports, Berkolaborasi dengan OG Esports sebagai Mitra Global
Wafra Dinobatkan Sebagai World’s Best Islamic Fund Manager 2026
Shell Recharge dan SINEXCEL Jalin Kolaborasi, Bangun Laboratorium Bersama guna Mempercepat Pengembangan Teknologi Pengisian Daya EV

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:43 WIB

HFAP DAN SMF SIAPKAN BABAK BARU UNTUK PENYELENGGARAAN AJANG INDUSTRIAL TRANSFORMATION ASIA-PACIFIC (ITAP)

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:18 WIB

Geely Farizon Luncurkan Solusi Mobilitas Hijau dan Cerdas di Hong Kong Expo 2026

Jumat, 19 Juni 2026 - 07:37 WIB

Evermos Berkolaborasi dengan International Labour Organization (ILO) Berikan Pelatihan Kewirausahaan bagi Kelompok Rentan Indonesia

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:11 WIB

WALOVI Perluas Jangkauan di ASEAN, Gandeng Hong Xin Da untuk Perkuat Distribusi Produk di Singapura

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:35 WIB

Resmi Debutkan E5 PLUS Setir Kanan di Hong Kong, DFSK Percepat Ekspansi Global

Berita Terbaru