Dukung Dekarbonisasi Industri Maritim Global, Shanghai Electric Tuntaskan Pengisian Biometanol Skala Besar Pertama untuk Perusahaan Pelayaran Internasional

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 26 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SHANGHAI, 27 Maret 2026 /PRNewswire/ — Biometanol dari proyek Taonan milik Shanghai Electric telah digunakan dalam pengisian bahan bakar (bunkering) kapal kontainer CMA CGM OSMIUM di Pelabuhan Yangshan, Shanghai, pada bulan ini. Dengan pencapaian ini, biometanol asal Tiongkok untuk pertama kalinya digunakan dalam skala besar oleh perusahaan pelayaran global. Pencapaian ini juga mencerminkan ekspansi Shanghai Electric dalam teknologi hidrogen hijau dan bahan bakar generasi berikutnya.

Shanghai Electric completes its first large-scale biomethanol bunkering for CMA CGM OSMIUM at Shanghai’s Yangshan Port.
Shanghai Electric completes its first large-scale biomethanol bunkering for CMA CGM OSMIUM at Shanghai’s Yangshan Port.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dipimpin oleh Shanghai International Port Group pada 5–6 Maret, proses bunkering dilakukan melalui model pemuatan dan pengisian bahan bakar secara bersamaan sehingga menghasilkan koordinasi yang efisien antara penanganan kargo dan pasokan bahan bakar.

Kapal penerima biometanol ini, yaitu kapal kontainer berbahan bakar ganda metanol generasi baru milik CMA CGM Group, menggunakan biometanol yang diproduksi oleh Shanghai Electric. Hal tersebut membuktikan model rantai pasok Shanghai Electric yang sangat terintegrasi, mencakup produksi biometanol, logistik multimoda darat-laut, serta proses bunkering di pelabuhan.

Proyek Taonan milik Shanghai Electric merupakan fasilitas biometanol komersial berskala besar pertama di Tiongkok. Berlokasi di wilayah barat Provinsi Jilin, proyek ini memanfaatkan sumber daya angin, surya, dan biomassa yang melimpah. Inisiatif tersebut mengintegrasikan teknologi yang dikembangkan Shanghai Electric secara mandiri, termasuk gasifikasi biomassa bertekanan dengan suplai oksigen, produksi hidrogen berbasiskan tenaga angin yang fleksibel, serta sintesis metanol dari gas sintetis kaya CO₂, guna menciptakan sistem produksi biometanol yang sangat terintegrasi.

Dibandingkan metanol berbasiskan batu bara konvensional, biometanol mampu mengurangi emisi karbon secara signifikan sepanjang siklus pemakaian. Dengan demikian, biometanol berkontribusi nyata terhadap target dekarbonisasi di sektor maritim. Biometanol juga menjadi opsi bahan bakar hijau yang andal bagi industri pelayaran global, sekaligus mendukung transisi menuju aktivitas operasional rendah karbon dan nol karbon.

Sistem terintegrasi "listrik hijau–hidrogen hijau–metanol hijau" ini tidak hanya menjawab kebutuhan energi terbarukan dan biomassa di tingkat lokal, namun juga menyediakan bahan bakar rendah karbon yang stabil, efisien, dan berkelanjutan bagi industri pelayaran. Setelah melalui optimalisasi sistem, fasilitas Taonan kini beroperasi secara berkelanjutan, memproduksi biometanol yang memenuhi standar bahan bakar laut internasional serta memperoleh International Sustainability and Carbon Certification (ISCC EU). Pada tahap awal, proyek ini memiliki kapasitas produksi tahunan sebesar 50.000 ton, dengan rencana ekspansi pada masa mendatang.

"Keberhasilan proses bunkering ini menjadi terobosan Shanghai Electric dalam bidang hidrogen hijau dan bahan bakar generasi baru. Ke depan, Shanghai Electric akan terus memperdalam riset dan pengembangan, serta penerapan industri teknologi biometanol, sekaligus memperkuat kolaborasi dengan perusahaan pelayaran dan operator pelabuhan global. Dengan teknologi inti yang dikembangkan secara mandiri dan solusi terintegrasi dalam seluruh rantai nilai, kami berkomitmen memberikan kontribusi nyata terhadap transisi energi global dan pencapaian netralitas karbon di industri maritim," ujar perwakilan Shanghai Electric.

Follow WhatsApp Channel apakabartv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Huawei Luncurkan Strategi “Grid-Forming” Terbaru untuk Mendukung Sistem Kelistrikan Masa Depan di Ajang The Smarter E 2026
SCIE Menunjukkan HILO WAVE® Mendukung Regenerasi Struktur Kulit Tanpa Memicu Respons Peradangan
Menemukan Ketenangan di Tengah Riuhnya Stadion: Hisense Hadirkan Pengalaman FIFA World Cup 2026™ yang Lebih Inklusif di 16 Kota Tuan Rumah
nubia Neo 5 GT Special Edition Meluncur dengan Sistem Pendingin Aktif Berbasis Cairan dan Udara yang Pertama di Kelasnya
Menuju Era Jaringan 2030: WBBA Luncurkan AI-Net, Sertifikasi Komunikasi Data Berstandar Global
Terobosan Teknologi di Balik Smart String Grid-Forming ESS Platform Generasi Baru Huawei
Inisiatif Kerja sama Promosi Warisan Budaya Dunia Diluncurkan di Chongzuo, Tiongkok
Artis Italia LeiKiè Perkenalkan PAPgame Dalam Video Musik Terbaru Saat Not Just Music Memperluas Merek PAPmusic.

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 09:05 WIB

Huawei Luncurkan Strategi “Grid-Forming” Terbaru untuk Mendukung Sistem Kelistrikan Masa Depan di Ajang The Smarter E 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:57 WIB

SCIE Menunjukkan HILO WAVE® Mendukung Regenerasi Struktur Kulit Tanpa Memicu Respons Peradangan

Jumat, 17 Juli 2026 - 05:02 WIB

Menemukan Ketenangan di Tengah Riuhnya Stadion: Hisense Hadirkan Pengalaman FIFA World Cup 2026™ yang Lebih Inklusif di 16 Kota Tuan Rumah

Jumat, 17 Juli 2026 - 04:36 WIB

nubia Neo 5 GT Special Edition Meluncur dengan Sistem Pendingin Aktif Berbasis Cairan dan Udara yang Pertama di Kelasnya

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:37 WIB

Menuju Era Jaringan 2030: WBBA Luncurkan AI-Net, Sertifikasi Komunikasi Data Berstandar Global

Berita Terbaru